Berkhayal

Ada yang bilang bengong sendirian itu uenak. Belum ada yang bilang bengong rame-rame itu enak juga. Sebenarnya yang bikin ga enak kalau sadar belakangan ternyata bengong nya itu ga bisa produktif.

Ingat kata-kata seorang jurnalis lumayan punya nama, klo terlintas ide mo nulis sesuatu, tulis dulu di secarik kertas biar ga ilang. Tapi kalau ga muncul2, ya jengkel juga. Kadang ide itu bisa muncul di mana aja, kadang di kamar mandi, di boncengan motor, bahkan saat bergelantungan di busway.

Kadang ga lagi sendirian juga bisa bengong karena sambil mendengarkan, kita berpikir kenapa jidat seorang itu lebar, mengapa lobang hidungnya gede, atau apa arti tahi lalat di atas dagu kanan, atau mengapa mata orang ada yang kecil sebelah dan mengapa-mengapa.

Seorang teman pernah menegur dengan keras ,"Inge suka berkhayal," tapi lalu saya menjawab dalam hati,"Emang dosa?"…Tapi saya tersentuh ketika seorang teman lainnya ‘menampar’ saya dengan keras…

"Nge, kamu sedang mikirin si Anu, ya."

"Ya"

"Kamu sering ketemu dia ga?"

"Ga"

"Pernah ngobrol sama dia ga?"

"Ga"

"Ada ga kegiatan yang bisa membuat loe ketemu dia?"

"Ga"

"MENDINGAN LOE LUPAIN DIA DEH NGE"

"Iya seh"

Tapi sayangnya ingatan itu datang lagi… dan aku harus ditampar sekali lagi huhuhuhuhu…

Leave a Reply