Amigos En El Senor 2
Nggak tahu ada angin apa, dalam beberapa hari ini tepatnya semingguan ini, teman-teman lama bermunculan. Tidak fisik seh, cukup dengar suara aja udah seneng.
Si Cuek
Si cuek ini sekarang tinggal di Tebingtinggi. Dia cuma ketawa aja waktu pertama kali aku sms
"Ini sapa?"- "Inge"- "Inge sapa?"- "Inge yang temennya situ, yang kalau datang ke rumah adeknya nggak dibukain pintu. Padahal situnya duduk di sebelah pintu"- "Oohh si itu, apa kabar Nge?!"
Tadi malam telpon dia lewat hp adeknya, sedang di Jakarta.
"Halo bisa bicara dengan Romo Bobby?" "Sebentar ya" BASI yang jawab itu dia sendiri… hi.. hi.. "Gimana tambah kurus apa gemuk, tambah item atau putihan? Masih kriting apa… eh rambut loe itu dulu kriting apa ikal ya?!" "Gue ikal, yang kriting itu bapak gue, jangan salah." "lagi liburan?" "Iya lagi bisnis nih g, mau inves ga?" "Mau tapi angka nol aja yang banyak ga ada angka lainnya. Jadi Rp nol nol nol"
Si Jongging Sore
Ibu satu ini sering ngajak aku jalan, jogging sore, ke rumah kakaknya yang seabrek itu, jadi sapu tangannya, jadi tempat sampahnya dan jadi brankas rahasianya. Srrrrt. "Bebek udah melahirkan Nge. Kita nengok yuk?!"
Si Edelweiss
Waktu aku kabari Bebek udah melahirkan, komentarnya "wah berasa tua aku" Dia yang kasih aku bunga edelweiss tapi aku buang he..he.. karena nggak baik kalau ketahuan pecinta alam.